Setting GPRS All Operator GSM Indonesia

Setting GPRS All Operator GSM Indonesia

3 (Three)
Way of Activation :Active automatic at the time of registration and will be sent setting OTA as according to type of your handset.
Following setting manual:

GPRS/WAP
APN : 3gprs
username : 3gprs
password : 3gprs
IP address: 10.4.0.10
WAP homepage : http://wap.three.co.id/
HTTP port setting : 3128
MMS
APN : 3mms
username : 3mms
password : 3mms
mms gateway IP address: 10.4.0.10
MMS server address : http://mms.three.co.id/
HTTP port setting : 3128
So you connection to PC, Input of Extra Settings AT+CGDCONT=1,"IP","3gprs"

Telkomsel
Way Of Activation GPRS/MMS :
Halo Card
Enlist in GRAPARI or type sms "GPRS" sent to 6616 and "MMS" to 6616
SIMPATI
Type sms " GPRS " send to 6616 and "MMS" number code of behind simcard SIMPATI and send to 6616
Following setting manual :
GPRS/WAP
1. APN : telkomsel (wap), internet (general)
2. Username : wap
3. Password : wap123
4. WAP Gateway IP Address - 10.1.89.130
5. Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)
6. Homepage : http://wap.telkomsel.com/
MMS
1. APN : mms
2. Username : wap
3. Password : wap123
4. WAP Gateway IP Address - 10.1.89.150
5. Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)
6. Homepage - http: mms.telkomsel.com
So you connection to PC, Input of Extra Settings AT+CGDCONT=1,"IP","telkomsel"

INDOSAT
IM3
Way of Activation :Active automatic at the time of registration and will be sent setting OTA as according to type of your handset.
Following setting manual :
APN : http://www.indosat-m3.net/
Username : gprs
Password : im3
Gateway IP : 010.019.019.019
Port : 9201 or 8080
Homepage : http://wap.m3-access.com/
As for parameter of MMS shall be as follows :
Data bearer : GPRS
Access Point Name (APN) : mms.indosat-m3.net
Username : mms
Password : im3
Gateway IP : 010.019.019.020
Port : 8081
Homepage : http://mmsc.m3-access.com/
So you connection to PC, Input of Extra Settings AT+CGDCONT=1,"IP"," www.indosat-m3.net "

Mentari
GPRS
Profile Name : INDOSATGPRS
Homepage URL : http://indosat.com/
IP Address : 10.19.19.19
Bearer : GPRS
User Name : indosat
Password : indosat
APN : indosatgprs
MMS
Profile Name : INDOSATMMS
Connection URL : http://mmsc.indosat.com/
IP Address : 10.19.19.19:8080
Bearer : GPRS
User Name : indosat
Password : indosat
APN : indosatmms
So you connection to PC, Input of Extra Settings AT+CGDCONT=1,"IP"," indosatgprs"
Matrix
Profile Name : SATWAP
Access Point : http://www.satelindogprs.com/
Username :
Password :
IP Address : 202.152.162.250
Homepage : http://wap.matrix-centro.com/
Authentication : Normal
Connection Security : Off
So you connection to PC, Input of Extra Settings : AT+CGDCONT=1,"IP",www.satelindogprs.com

XL
Profile Name : XL GPRS
Access Point : http://www.xlgprs.net/
Username : xlgprs
Password : proxl
IP Address : 202.152.240.50
Homepage : http://wap.lifehand.com/
Authentication : Normal
Connection Security : Off
So you connection to PC, Input of Extra Settings AT+CGDCONT=1,"IP"," www.xlgprs.net"

Thanks for trescenter.blogspot.com for the article.
Read more...

Resetter Canon MPC190/MP145/MP150/MP160

CANON MPC 190

Reset Waste Ink

1) Enter SERVICE MODE.By pressing Menu, Copy, Scan, Copy, Copy
2) Select TEST MODE.
3) Select [8] PRINTER TEST in TEST MODE.
4) Select 3. [EEPROM CLEAR].
5) Select 0. [INK COUNT].
6) Press the [Set] key.
7) Press the [Stop/Reset] key (returning to the state of 3), and then press the [ON/OFF] key.

CANON MP 145
With the printer powered off but connected to a power source , you must:
A.Press stop/reset button, and then press [ON/OFF] button to restart
B.Press [ON/OFF] again and then press twice the stop/reset button.
C.Press [ON/OFF] & Stop/reset button together, this time to enter the repair status and power lights will be green.
D.Press stop/reset button 4x and warning lights will be go out in [ON/OFF]button.
E.Turn off the printer.( it must be turn off) and then turn it on again.

Use with your own risk , i'll try this way and my Pixma MP145 not blink again.

Read more after jump

CANON MP 150
1) With the printer powered off but connected to a power source, press the Power button while pressing and holding the Stop/ Reset button.
2) When the Power is lit, press the Stop/Reset button two times while pressing and holding the power button.
3) When releasing the Power button and the Stop / Reset button (regardless of order), the printer will move into a service mode. (Waiting for menu selection)
4) When the on/off lights in green, press the Stop/Reset button the specified number of time(s) according to thefunction listed in the table below.
(Each time the Stop/Reset button is pressed, the LED lights alternately inorange and green, starting with orange.)note: press 4 times for waste ink counter reset.

The number of the Reset button pressingLED Function Remarks
0 time Green Power off
1 time Orange Service pattern print
2 times Green EEPROM print
3 times Orange EEPROM
4 times Green Waste ink counter reset
5 Turn off the printer.( it must be turn off)and then turn it on again.

CANON PIXMA MP 160
1) With the printer off, but connected, press the On / Off button, while the Stop button / Reset. (The triangle inside the circle).
2) When the light of On / Off switch is (green), and press the release button Stop / Reset twicewhile held down the On / Off button (Power).
3) Release the buttons On / Off and Stop / Reset (regardless of order), Wait for the menu is ready
4) When the light of On / Off this green, press the Stop / Reset 4 times
5) Turn off the printer (press three times On / Off)
6) Enjoy it ...
Read more...

SAKIT DABLAKEN II

Suhu panas yang belum reda membuat kami gelisah,dengan bergegas kami langsung membawa Hersya anak kami menuju RS Wahyu Tutuko.Setelah sampai,dengan cekatan para perawat melakukan pertolongan pertama,tidak begitu lama jarum infus sudah menancap ditangan Hersya dengan diiringi tangis kesakitan,ah mudah-mudahan deritamu berlalu anakku,bisikku.
Kami memang jarang sekali mendengar Hersya menangis sebelum dia menderita panas seperti ini.
Jam menunjukkan pukul enam petang,maafkan kami Tuhan kewajiban kami untuk sholat Maghrib dengan terpaksa tidak bisa kami tunaikan karena keadaan yang memang tidak memungkinkan untuk meninggalkan anak kami.
Hersya bisa tertidur lelap malam ini,sementara istriku dengan mata sembab menunggui disampingnya.Sejam kemudian perawat datang untuk mengecek suhu anakku.38°,belum juga turun,sementara wajahnya dipenuhi luka membiru seperti habis terkena air panas.
Rabu 16 Juli,pagi sekali Hersya diambil sampel darahnya dan hasilnya bisa diketahui 2 jam kemudian,kami tidak sabar untuk mengetahui hasilnya.Siangnya kami bertemu dengan dokter jaga untuk menanyakan hasil tes darah tadi pagi.Dari beberapa tes,hanya infeksi yang menunjukan positif lainnya negatif.
Pagi sampai siang dilalui Hersya tanpa banyak rengekan.Jam satu siang,Hersya mulai menangis,entah apa yang dikeluhkan.Semakin lama semakin menjadi tangisnya,kami bergantian menggendong tanpa sanggup untuk bisa menghentikan tangisnya.Kami benar-benar bingung dibuatnya,segala cara telah dilakukan,tapi semua tanpa hasil.Akhirnya sejam kemudian tangisnya berhenti,dengan kelelahan akhirnya dia tertidur digendongan ibunya,kami berpikir dan menduga mungkin rasa sakit diwajahnya kambuh,mungkin juga reaksi antibiotik yang disuntikkan ke tubuhnya.
Sorenya kami mulai melihat tanda-tanda pergantian kulit ditubuhnya,dimulai dari punggung sebagian sudah mulai menghitam dan mengelupas.Inikah yang dinamakan Jablaken..? Kami membiarkan proses itu terjadi,kami takut terjadi infeksi jika kami mengutak-atik punggung si Hersya.Malam inipun dilalui Hersya dengan terlelap,suhu badannya sudah menunjukkan penurunan tidak seperti malam kemarin.
Kamis 17 Juli, kulit yang mengelupas meluas,leher dan pantat,mata Hersya yang kemarin membiru juga mulai mengering,hari ini Hersya mulai bisa melek sempurna.Untungnya hari ini dilalui dengan banyak tidur,kami memakluminya,mungkin hari ini adalah puncak kantuknya setelah 5 hari berjuang melawan panas dan perih.Dan sesekali kami juga tertidur karena saking ngantuknya.
Jumat,18 Juli.Banyak kemajuan yang terjadi.Wajah Hersya 75% sudah sembuh ,pas dengan jam kontrol dokter (setiap pagi dokter rutin mengontrol pasien) kami menanyakan apakah bisa anak kami pulang hari ini.Dokter meminta kami untuk bersabar sehari lagi,kemudian kami berpikir,jika itu yang terbaik,mengapa tidak.
Seharian dilewati dengan rengekan minta disuapi makan.Baru kali ini aku melihat anakku makan dengan lahap,biasanya dia selalu angin-anginan bila disuapi ibunya.Kami bersyukur akhirnya Hersya bisa sembuh dengan waktu yang tidak kami duga sebelumnya.
Sabtu pagi,kami bersiap menunggu kedatangan dokter,kami berharap bisa pulang hari ini,karena kami lihat wajah Hersya sudah sepenuhnya kembali normal,sementara bagian lain juga sudah mengelupas dan berganti kulit.tak begitu lama dokter datang juga,kami konsultasi beberapa saat,akhirnya dokter megatakan bahwa Hersya sudah sembuh dan kami bisa pulang.
Tidak butuh waktu lama untuk mengemasi barang-barang kami,sambil menunggu penyelesaian administrasi.Akhirnya kami bisa pulang dengan hati lega dan berdoa mudah-mudahan Tuhan memberikan kesehatan selalu,Amin.
Read more...

SAKIT DABLAKEN

Bagi orang jawa istilah sakit dablaken sudah akrab di telinga mereka,saya yang belum berpengalaman sebagai orang tua tentunya bingung harus berbuat apa jika anak tersayang mengalami sakit tersebut.Hari sabtu,tanggal 12 anakku terserang sakit panas,mulanya biasa aja,ah paling-paling besok juga sembuh,pikirku.

Ternyata,perkiraanku meleset jam 1 dini hari suhu badan anakku meningkat tajam dari 37° menjadi 39°.Bingung sekeluarga harus berbuat apa,sementara Hersya menangis tanpa henti,yang bisa kami lakukan hanya menggendong bergantian sampai matahari terbit,istriku kelihatan lelah dan mengantuk,karena dialah yang berupaya keras menenangkan anak kami.
Sementara Hersya tidak bisa tidur tenang,kami berupaya cari obat kesana kemari padahal hari itu hari minggu dan banyak apotik tutup,untuk sementara kami beri kelapa muda,berharap kesembuhan segera menghampiri Hersya,kami tunggu dua-tiga jam ternyata harapan kami sia-sia,Sanmol pun jadi harapan kami selanjutnya,biasanya setelah setengah jam minum,pasti suhu badan Hersya akan kembali normal.Ternyata sia-sia juga.Dan seharian dilalui Hersya dengan tangisan.
Sorenya Hersya kami bawa ke RS Aisyiah,kami hanya diberi obat antibiotik saja.Dan kami sangat berterimakasih,karena obat tersebut Hersya agak berkurang rewelnya.Dan kami disuruh kembali kontrol 2 hari kemudian.
Kejadian yang menyedihkan dan tidak terduga akhirnya menimpa Hersya.Sekujur kulit Hersya mulai mengeluarkan bintik-bintik merah.Panas juga makin tinggi,Hersya tiap jam menangis sejadi-jadinya,mungkin tidak kuat dengan panas yang mendera.Istriku hanya menangis dan memintaku untuk berbuat sesuatu,aku bingung padahal menurut orang tua dablaken hanya berlangsung 2-3 hari pasti reda.Dan yang sangat menyedihkan wajah Hersya seperti terbakar.Akhirnya,selasa sore tanggal 15 kami ke dokter spesialis anak,dan rekomendasinya harus segera diopname.
Setelah konsultasi beberapa saat dengan dokter,kami memetuskan untuk opname di RS Wahyu Tutuko.(bersambung)
Read more...

Hersya my son


Muhammad Hersya Safa Adhifka He was born in Bojonegoro 29 Oktober 2007 ago. He is very Cool..? Read more...